Friday, May 18, 2018

Psikolinguistik: Pemerolehan Bahasa dalam Sintaksis Part 1



Pemerolehan Sintaksis
Pemerolehan bahasa adalah proses yang berlangsung di dalam otak kanak-kanak ketika dia memperoleh bahasa pertamanya atau bahasa ibunya. Pemerolehan bahasa biasanya dibedakan dengan pembelajaran bahasa. Pembelajaran bahasa berkaitan dengan proses-proses yang terjadi pada waktu seorang kanak-kanak mempelajari bahasa kedua setelah dia memperoleh bahasa pertamanya.
Jadi, pemerolehan bahasa berkenaan dengan bahasa pertama, sedangkan pembelajaran bahasa berkenaan dengan bahasa kedua (Chaer, 2003:167). Hal ini perlu ditekankan, karena pemerolehan memiliki karakteristik yang berbeda dengan pembelajaran.
adapun pembahasan yang akan penulis paparkan adalah:
1) Pengertian dan Perkembangan Pemerolehan Bahasa
2) Pemerolehan Sintaksis
3) Cara pemerolehan Bahasa
4) Bahasa Ibu vs Bahasa Sang Ibu
5) Komprehensi dan Produksi Ujaran

PEMEROLEHAN BAHASA (SINTAKSIS)
1. Pengertian dan Perkembangan Pemerolehan Bahasa
Istilah "pemerolehan" merupakan padanan kata acquisition yakni proses penguasaan bahasa yang dilakukan oleh anak secara natural pada waktu dia belajar bahasa ibunya. Istilah ini juga berbeda dengan pembelajaran (learning) dalam pengertian, proses ini dilakukan dengan tatanan formal, belajar di kelas dan diajar oleh seorang guru. Dengan demikian maka proses dari anak yang belajar menguasai bahasa ibunya adalah pemerolehan, sedangkan proses dari orang yang belajar di kelas adalah pembelajaran.
Pemerolehan bahasa pada anak bersifat alamiah atau didasarkan pada nature atau dengan kata lain manusia telah diciptakan menjadi makhluk berbahasa, karena mereka telah dilengkapi dengan segala sesuatu (otak, alat ucap, dst) (Soemarsono, 2004: 72). Susunan sintaksis paling awal terlihat pada usia kira-kira 18 bulan walaupun pada beberapa anak terlihat pada usia 1 tahun bahkan lebih dari 2 tahun.
Peralihan dari satu kata menjadi kalimat yang merupakan rangkaian kata terjadi secara bertahap. Pada waktu kalimat pertama terbentuk yaitu penggabungan dua kata menjadi kalimat, rangkaian kata tersebut berada pada jalinan intonasi. Jika kalimat dua kata tersebut memberi makna lebih dari satu maka anak membedakannya dengan menggunakan pola intonasi yang berbeda.
Perkembangan pemerolehan sintaksis meningkat pesat pada waktu anak menjalani usia 2 tahun, yang mencapai puncaknya pada akhir usia 3 tahun. Tahap perkembangan sintaksis secara singkat terbagi dalam:
1.      Masa pra-lingual, sampai usia 1 tahun
2.      Kalimat satu kata, 1-1,5 tahun
3.      Kalimat rangkaian kata, 1,5-2 tahun
4.      Konstruksi sederhana dan kompleks, 3 tahun.

Lewat usia 3 tahun anak mulai menanyakan hal-hal yang abstrak dengan kata tanya “mengapa”, ”kapan”. Pemakaian kalimat kompleks dimulai setelah anak menguasai kalimat empat kata sekitar usia 4 tahun.

Teks Eksposisi




Teks Eksposisi adalah sebuah teks yang berisi informasi dan pengetahuan yang dimuat secara singkat dan padat.
Tujuan teks eksposisi untuk menjelaskan informasi tertentu agar bisa menambah ilmu pengetahuan pembaca, sehingga dengan membaca teks ini maka pembaca akan mendapatkan pengetahuan secara rinci dari suatu hal atau kejadian.
Struktur Teks Eksposisi
Ketiga struktur penyusun teks eksposisi sebagai berikut:
  1. Pernyataan Pendapat (tesis); bagian teks yang berisikan pernyataan pendapat (tesis) penulis. disebut juga bagian pembuka.
  2. Argumentasi; bagian yang memuat alasan yang bisa memperkuat argumen penulis dalam memperkuat ataupun menolak suatu gagasan.
  3. Penegasan Ulang Pendapat (Reiteration); bagian yang berisi penegasan ulang pendapat penulis.
Ciri-Ciri Teks Eksposisi
  • Menjelaskan informasi-informasi pengetahuan
  • Gaya informasi yang mengajak
  • Biasanya menjawab pertanyaan apa, siapa, kapan, dimana, mengapa, bagaimana
  • Berusaha menjelaskan tentang sesuatu
  • Gaya bersifat informatif
  • Fakta dipakai sebagai alat kontribusi
  • Singkat, Padat, Akurat
  • Berusaha menjelaskan sesuatu
  • Fakta juga dipakai sebagai alat konkritasi
  • Penyampaian secara lugas serta memakai bahasa yang baku
  • Tak memihak, yang berarti tak memaksakan kemauan penulis pada pembaca
  • Fakta dipakai sebagai alat kontribusi dan alat kontritasi
  • Paragraf eksposisi umumnya menjawab tentang askadimega
Unsur Kebahasaan Teks Eksposisi
Ciri kebahasaan yang ada pada teks ekposisi:
  • Menggunakan pronomina; jenis kata yang menggantikan nomina atau frasa nomina.
  • Memakai konjungsi; konjungsi dapat digunakan dalam teks eksposisi untuk memperkuat argumentasi.
  • Memakai kata leksikal tertentu (kata yang mengacu pada kamus); merupakan kata yang mengacu pada benda, baik nyata maupun abstrak. Dalam kalimat berkedudukan sebagai subjek. Dilihat dari bentuk dan maknanya ada yang berbentuk nomina dasar maupun nomina turunan. Nomina dasar contohnya gambar, meja, rumah, pisau.
Jenis-Jenis Teks Eksposisi
1. Teks Eksposisi Ilustrasi
Menggunakan penggambaran sederhana atau bentuk konkret dari suatu ide. Mengilustrasikan sesuatu yang mempunyai kesamaan sifat. Menggunakan frasa penghubung.
2. Teks Eksposisi Berita
Memberikan informasi dari suatu kejadian, sering dijumpai dalam berita atau surat kabar.
3. Teks Eksposisi Perbandingan
Menerangkan ide atau gagasan pada kalimat utama dengan metode
perbandingan.
4. Teks Eksposisi Proses
Berisi mengenai panduan atau tata cara membuat sesuatu.
5. Teks Eksposisi Definisi
Berisi tentang pengertian dari suatu obyek.
6. Teks Eksposisi Pertentangan
Berisi pertentangan antara sesuatu obyek dengan obyek yang lain. biasa menggunakan frasa penghubung “meskipun begitu, akan tetapi, sebaliknya.”
7. Teks Eksposisi Analisis
Proses memisahkan suatu masalah dari suatu gagasan utama menjadi beberapa sub-bagian, Kemudian melakukan pengembangan secara berurutan.
Contoh Teks Eksposisi Singkat
Berikut ini Yuksinau.id berikan contoh singkat teks eksposisi dengan strukturnya, dengan judul: Menjaga Kebersihan Lingkungan Sekolah
Tesis:
Kebersihan lingkungan sekolah adalah satu dari beberapa faktor penting untuk menciptakan kenyamanan di lingkungan sekolah dan sekitarnya. Setiap sekolah selalu mengajarkan siswa-siwi agar menjaga kebersihan.
Tak jarang banyak dilakukan lomba kebersihan sekolah untuk menarik minat siswa-siswi agar peduli terhadap kebersihan. Beberapa cara bisa dilakukan untuk menjaga kebersihan lingkungan seperti membuang sampah pada tempatnya, menghapus papan tulis, menyapu ruang kelas.
Argumentasi:
Di kelas biasanya dilakukan pembagian piket per hari untuk menjaga kebersihan, petugas piket biasanya melakukan tugas untuk menyapu, menghapus papan tulis, dan mempersiapkan alat tulis guru.
Di hari jumat semua anggota kelas melakukan kerja bakti membersihkan sekolah setelah pelajaran pertama selesai. Salah satu manfaatnya yaitu membuat hubungan antara murid dan murid maupun guru dan murid semakin akrab.
Penegasan Ulang: 
Kebersihan lingkungan sekolah menjadi hal yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan sekolah dan menjadi faktor penting demi meraih proses belajar mengajar yang nyaman. Kebersihan lingkungan sekolah juga menjamin kebersihan seseorang dan kesehatannya. Sehingga kebersihan adalah usaha manusia sehingga lingkungan tetap sehat terawat secara terus menerus.

Budaya Dzikir Nazam Sambas


Sunday, April 22, 2018

Cerita Rakyat Sambas : TanNunggal dan Bujang Nadi Dare Nandong... Bahasa Sambas dan Terjemahan Indonesia


Cerita Rakyat Sambas : TanNunggal dan Bujang Nadi Dare Nandong

Jaman dolok, keturunan Sultan agek beburu ke utan, agek sadap-sadapnye beburu tibe-tibe rombongan tekajut dangan suare bayi menangis. Semue rombongan berpiker” di utan macam itok dari mane asal suare tangisan bayi iye” jinye keturunan Sultan iye. Keturunan Sultan iye langsong marekkan perintah ke seluroh prajurit yang ikut beburu untok ncarek dari mane suare bayi berasal. Udah lamak ncareknye ternyate suare bayi iye dari batang abek, prajurit langsong diperintah untok nabang batang abek iye, daan diduge dan disangkak semue rombongan dikajutkan dangan seorang bayi yang berasal dari batang abek yang dibalah. Daan piker panjang, didampingek dangan perasaan panik keturunan Sultan yang mimpin kegiatan beburu langsong marekkan perintah ke seluroh anak buahnye untok mawak bayi yang didapatkan di dalam abek iye dibawak ke Istane untok diliatkan ke Sultan Sambas. Kebayoran juak Sultan Sambas belom ade anak, jadi bayi yang didapat di utan tadek langsong diangkat lah Sultan Sambas jadi anaknye dan diberek name TanNunggal. Ngape bayi yang didapat di dalam abek iye diberek name TanNunggal?????

Gek dolok tiap keturunan Sultan pasti disabut “Tan”, kebatolan bayi yang didapat di dalam batang abek iye milikek gigi endah lalu pun dibandingkan dangan manusie biase atau manusia normal.

Dari rahang kerek sampai rahang kanan gigi bayi iye nyatu seolah-olah cume milikek sigek gigi atau karapan disabut dangan gigi tunggal, padahal pun manusie biase giginye daan mungkin nyatu atau berape igek  gigi nak nye, sampai anak iye dibarek name TanNunggal.

TanNunggal dibasarkan di lingkongan Istane Sambas macamek anak sorang, sampai basar dangan gagah berani dan dipercayak akan nggantikan posisi ayahnye (Sultan Sambas) mimpin kerajaan Sambas. Waktu TanNunggal merintah kerajaan Sambas die nikah dangan rakyat biase jadi bininye, dan napat duak orang anak, laki-laki dangan perempuan, yang laki-laki dibarek name Nadi dan yang perempuan diberek name Nandong. Kebiasaakan masyarakat Sambas biasenye anak laki-laki karap dipanggel dangan sabutan Bujang dan perempuan dipanggel dangan sabutan Dare, jalas ajak anakiye dipanggel dangan Bujang Nadi dan Dare Nandong.

Waktu TanNunggal bekuase di Sambas, raje TanNunggal dikanal dangan raje yang kajam. Sifatnye yang sombong dangan rakyat, sewenang-wenang, apeyang dikatekannye harus diturutek, biarpun rakyat dibancik rakyat Sambas. Banyak yang udah tejadi sampai TanNunggal dikatekan kajam dan zalim. Suah waktuye rakyat Sambas digamparkan dangan kejadian yang ngajutek lalu sampai TanNunggal dikatekan manusie setangah antu. Waktu die mimpin TanNunggal paling suke makan sambal asam, ari ye tukang masak kerajaan atau tukang buat sambal asam kelambatan muat sambal asam, sadangkan jam makan siang TanNunggal bantar agek,jadi tukang masak gerosok muat sambal asam untok TanNunggal . 

TanNunggal daan maok makan pun sian sambal asam, TanNunggal bise marah, takut dimarahek TanNunggal, tukang masak pun gerosok muat sambal sampai jari kelincingannye teiris lakakye darahnye masok dalam sambal asam yang dibuat tadek. Gare-gare waktu yang daan agek cukup tukang masak langsong ngadok darah yang masok dalam sambal asam yang die buat, daan sampat agek nak buat yang baru. Sambal asam iye langsong disiapkan di meje makan TanNunggal, begeye makan sambal iye TanNunggal kenyamanan die bepiker “ Ngape ie sambal asam ari itok nyaman lalu bede dangan ari biasenye”. TanNUnggal betanyak ke tukang masak, tuakang masak daan berani nak bulak, die nyeritekan sambal asam iye udah becampordangan darahnye. Lakak kejadian iye TanNunggal mintak ke tukang masak tiap muat sambal asam harus dicampor darah manusie.

Lakakye cerite Bujang Nadi dan Dare Nandong, waktu die idup Bujang Nadi suke lalu meliare ayam jogok dan Dare Nandong suke nanun kaing sampai kanak barek adiah masen tanun yang belapis amas, tiap ari Bujang Nadi dan Dare Nandong cume dibolehkan bemaing beduak ajak dangan ditamanek ayam jogok dan masen tanun, TanNunggal daan suke meliat anaknye bekawan dangan rakyat biase.

Kejadiannye, waktu Bujang Nadi dan Dare Nandong agek bemaing di taman istane daan sadar kanak tilik lah pengawal istane, pas waktuye Bujang Nadi dan Dare Nandong agek becerite tentang kawen.

Bujang Nadi : Dek, pun kau nak carek pasangan idup, macamek ape yang kau maok?
Dare Nandong : Adek bearap, kalak calon laki adek mirip macam abang, gantengnye, gagahnye, dan sikapnye harus macamek abang. Pun abang, bini macam ape yang abang maok?

Bujang Nadi : Abang juak berarap macam iye, bini abang kalak macamek adek canteknye dan hatinye lambut macam adek.

Nangar omongan duak miadek iye, pengawal kerajaan yang agek nilik tadek salah tapserkan, die bepiker abang adek iye maok lakukan perkawanan sejarah, daan bepiker panjang pengawal langsong melaporkan kejadian iye ke TanNunggal. Raje TanNunggal pun tekajut, die sesupanan dangan kejadian iye, sebalom anaknye buat hal yang bise merusak name baik kerajaan Sambas dan muat aib kerajaan. TanNunggal langsong merintahkan ke perajuritnye untok ngubor keduak anaknye dangan ayam jogok Bujang Nadi dan masen tanung Dare Nandong.

Lakakye keduak miadek iye dikubor idup-idup di daerah Sebaddang Kecamatan Tabas Kabupaten Sambas. Konon katenye masyarakat setampat sampai itok maseh pecayak, kuboran iye angker, tiap malam jumat karap nangar suare ayam bekokok dari kuboran Bujang Nadi dan Dare Nandong yang dikubor salam sigek kuboran, kadang-kadang juak tedangar suare urang agek nanun kaing yang juak berasal dari kuboran iye yang diduge Dare Nandong.



Terjemahan bahasa Indonesia


Pada zaman dahulu ketika keturunan Sultan sedang pergi berburu ke hutan, ketika sedang asik berburu tetapi bukan buruan yang didapatkan, tiba-tiba rombongan dikejutkan dengan tangisan suara bayi. Semua rombongan berpikir” di hutan belantara seperti ini dari mana asal suara tangisan bayi tersebut” ujar keturunan Sultan tersebut. Keturunan Sultan tersebut langsung memberikan perintah kepada seluruh prajurit yang ikut berburu untuk mencari dari mana suara bayi berasal. Setelah sekian lama mencari ternyata suara bayi tersebut berasal dari rumpun bambu, prajurit langsung diperintah untuk menebang pohon bambu tersebut, tanpa di duga dan di sangka semua rombongan di kejutkan dengan kehadiran seorang bayi yang berasal dari balik rumpun bambu. Tanpa pikir panjang, di dampingi dengan perasaan panik keturunan Sultan yang memimpin kegiatan berburu langsung memberikan perintah kepada seluruh anak buahnya untuk membawa bayi yang ditemukan di dalam bambu tersebut di bawa ke Istana untuk di temukan dengan Sultan Sambas. Secara kebetulan Sultan Sambas juga belum mempunyai anak, jadi bayi yang di temukan di hutan tadi langsung di angkat oleh Suultan Sambas untuk menjadi anaknya dan di beri nama TanNunggal. Mengapa bayi yang di temukan di dalam rumpun bambu tersebut diberi nama TanNunggal?????
Pada zaman dahulu setiap keturunan Sultan pasti di panggil dengan sebutan “Tan”, kebetulan bayi yang di temukan di dalam rumpun bambu tersebut memiliki gigi yang aneh kalau di bandingkan dengan manusia biasa atau manusia normal.

Dari rahang kiri sampai rahang kanan gigi bayi tersebut menyatu seolah-olah hanya memiliki satu gigi atau sering di sebut dengan gigi tunggal, padahal kalau manusia biasa giginya tidak mungkin menyatu atau terdiri dari beberapa buah gigi, sehingga bayi tersebut di beri nam TanNunggal.

TanNunggal dibesarkan di lingkungan istana Sambas layaknya seperti anak sendiri, sehingga TanNunggal menjadi tumbuh dewasa dengan gagah berani dan dipercaya akan menggantikan posisi bapaknya (sultan Sambas) memimpin kerajaan Sambas. Pada saat TanNunggal memerintah kerajaan Sambas dia menyunting rakyat biasa menjadi istrinya dan dikaruniai dua orang anak, yaitu laki-laki dan perempuan, yang laki-laki diberi nama Nadi dan yang perempuan diberi nama Nandong. Dalam kebiasaan masyarakat Sambas biasanya anak laki-laki sering dipanggil dengan sebutan Bujang dan yang perempuan dipanggil dengan sebutan Dare, maka jelaslah anak tersebut dipanggil dengan Bujang Nadi dan Dare Nandong. Pada saat TanNunggal berkuasa di Sambas, raja TanNunggal terkenal dengan raja yang kejam karena sifatnya yang sombong dengan rakyat. Dia memimpin dengan sewenang-wenang, apa yang ia katakan dan semua keinginannya harus dilaksanakan walaupun hal tersebut dibenci oleh rakyat Sambas, banyak hal yang terjadi sehingga TanNunggal dikatakan raja yang kejam dan zalim. Pernah pada suatu saat rakyat Sambas digemparkan dengan kejadian yang sangat mengejutkan sampai-sampai TanNunggal dikatakan manusia setengah siluman. 

Pada saat ia memimpin TanNuanggal paling senang makan sambal asam, pada hari itu tukang masak kerajaan atau tukang buat sambal asam terlambat membuat sambal asam, sedangkan jam makan siang TanNunggal sudah sebentar lagi, jadi si tukang masak tergesa-gesa untuk membuat sambal asam untuk TanNunggal sedangkan dia sudah tahu bahwa TanNunggal tidak mau memakan tanpa sambal asam bahkan TanNunggal bisa marah, begitu takut dimarah TanNunggal si tukang masak tergesa-gesa untuk membuat sambal asam sampai-sampai jari kelingkingnya teriris lalu darahnya menetes ke dalam sambal asam yang dibuat tadi, karena waktu yang sudah sangat singkat lalu si tukang masak itu langsung mengaduk darah yang menetes tadi ke dalam sambal asam yang ia buat karena ia berpikir tidak sempat lagi membuat sambal asam yang baru. Sambal asam tersebut langsung disajikan di meja makan TanNunggal, begitu memakan sambal tersebut TanNunggal sangat kenyamanan dia berpikir “Mengapa ya sambal asam pada hari ini sangat enak berbeda dengan hari biasanya”. Lalu TanNunggal bertanya kepada si tukang masak. Si tukang masak pun tidak berani untuk berbohong, ia menceritakan bahwa sambal asam itu sudah bercampur dengan darahnya sendiri. Semenjak kejadian itu TanNunggal memerintahkan kepada tukang masak setiap kali membuat sambal asam harus dicampur dengan darah manusia.

Kembali ke cerita Bujang Nadi dan Dare Nandong, pada masa hidupnya Bujang Nadi sangat suka memelihara ayam jago dan Dare Nandong paling suka untuk menenun kain sampai-sampai dia pernah mendapatkan hadiah berupa mesin tenun yang berlapis emas, tiap hari Bujang Nadi dan Dare Nandong hanya diperbolehkan bermain berdua saja melainkan hanya berteman dengan ayam jago dan alat tenun milik Dare Nandong karena TanNunggal sangat membenci mereka jika dia berteman dengan rakyat biasa.

Pada suatu kejadian, ketika Bujang Nadi dan Dare Nandong sedang asik barmain di taman istana tanpa sadar mereka di intip oleh seorang pengawal istana, tepat pada saat itu Bujang Nadi dan Dare Nandong sedang asik bercerita tentang perkawinan.

Bujang Nadi : dik, jika kamu ingin mencari pasangan hidup. Pasangan hidup seperti apa yang kamu idamkan?

Dare Nandong : adik sangat mengharapakan, nanti calon suami adik mirip dangan abang, baik itu dari segi gantengnya, gagahnya, dan sikapnya harus seperti abang. Sedangkan abang, istri seperti apa yang abang inginkan?

Bujang Nadi : abang juga berkehendak demikian, abang sangat mengharapkan istri abang nantinya seperti adik cantiknya dan tentunya hati istri abang juga seperti adik lembutnya.

Mendengar percakapan kakak adik tersebut pengawal kerajaan yang sedang mengintip tadi salah artikan, dia berpikir kakak adik tersebut ingin melakukan perkawinan sejarah, tanpa berpikir panjang sang pengawal kerajaan itu langsung melaporkan kejadian tersebut kepada TanNunggal. Raja TanNunggal sangat terkejut, dia sangat malu dengan kejadian itu, sebelum anaknya berbuat hal yang dapat merusak citra atau nama baik kerajaan Sambas bahkan dapat memberikan aib bagi kerajaan, padahal apa yang iya dengar semuanya salah belaka. TanNunggal langsung memerintahkan kepada prajuritnya untuk mengubur kedua anaknya yaitu Bujang Nadi dan Dare Nandong beserta dengan ayam jago milik Bujang Nadi dan mesin tenun milik Dare Nandong. Kemudaian kedua kakak adik tersebut di kubur hidup-hidup di daerah Sebedang Kecamatan Tebas tentunya masih di Kabupaten Sambas. Konon katanya masyarakat setempat sampai pada saat ini masih percaya bahwa kuburan tersebut sangat angker karena setiap malam jumat sering mendengar kokokan suara ayam jantan yang berasal dari kuburan Bujang Nadi dan Dare Nandong yang di kubur dalam satu makam, bahkan kadang-kadang terdengar suara orang sedang menenun kain yang juga berasal dari kuburan tersebut yang di duga milik Dare Nandong.


Friday, March 16, 2018

Syair Mengapa Negeriku

MENGAPA NEGERIKU

Assalamuaikum saya ucapkan
Kepada saudara sekalian
Semoga kalian yang mendengarkan
Selalu diberi kesehatan

Ketika saya ikut diskusi
Membahas tentang negeri ini
Yang tak henti menuai sensasi
Yang hanya mengejar ambisi

Orang kaya semangkin kaya
Orang miskin menderita
Kadang bingung penuh tanya
Dimana letak kesalahannya

Ku dengar kasus berita korupsi
Yang semangkin menjadi-jadi
Banyak yang berkata pelakunya ini
Disebut tikus-tikus berdasi

Hei kau yang menjabat
Jangan sembarang berbuat bejat
Banyak rakyat yang melarat
Yang tidak pernah kau ingat

Sibuk dengan diri sendiri
Sibuk untuk memperkaya diri
Tiada pernah kau peduli
Masalah yang ada di negeri ini

Negara yang kita cinta
Memerlukan pemimpin yang membela
Ketidak adilan hukumnya
Menindas rakyat yang tidak berdaya


Curi ayam 2 tahun penjara
Korupsi uang rakyat setengahnya
Apalah yang mau dikata
Kalau uang yang bicara

Kita butuh pemimpin sejati
Yang ikhlas memajukan negeri
Mampu menyelesaikan masalah ini
Tidak tergiur untuk korupsi


Oleh Junardi